SAJAK KEINSAFAN

BUKALAH PINTUMU, TUHANKU

Ku ketuk pintuMu
dalam kelelahan amarah
bukalah meskipun sebelah
ingin ku jengkuk menandakan kehadiran ini
di terima sudah
biarpun tidak sempat kubuang lelah
di cadar malam
bersama ratib malaikat kian menggelam.Di laman ini kurelaikan
batu-batu dosa
yang membelenggu jantung hatiku
biar pecah berderai
segala mazmumah
hanyut bersama air mata keinsafan
ke tuju penjuru alam
berangkat dari wadi tadahan wahyu
biar lebur istana Iblis.Aku berdiri di sini, berba’iah pada diri
kesujudan ini sampai abadi
keinsafan ini sampai ke mati
di sana pun akan kutawaf
arashyMu sampai bangkit
kembali – bersama malaikat
lelah dan keringat tidak ku hitung lagi
mengalir membasahi bumi hakiki.

Tuhan aku tidak mahu
memaksaMu – kalaupun Kau tidak menerimanya
aku sudah puas
kerana kutelah gagahkan jua kudrat
untuk rebah di sini – atas takdir Mu
dengan luka maha dalam
yang kuguris dari hakikat diri
yang ku toreh dari lurah hati
kuldi yang tertelan telah kuluah
dengan muntah dan darah
kupacak azam
tidak mengulangi lagi
bermain di jerat syaitan.

Ku tahu luka di telapak kaki ini
tidak setara dengan kepedihan dan luka
tumit Siti Hajar dalam pertarungan
membela putra anakMu
tegang urat sarat ini
melarikan harapan dari Safar ke Marwah
tidak asin dalam keringat Ibrahim dan Ismail
takkala membina rumahMu.

Biarlah pada hari yang Kau izinkan ini
terpenuhi dengan derita yang Kau maafkan
yang mengalir di lembah Jannah
kuturap bersama air mata penyesalan,
hanya kupinta
sandingkan aku dengan kekasihMu
atas arashy dan khursyMu
sampai kapan pun ingin kurebut
kekasihmu itu, sampai kapan pun
biar betapa hinanya pengantin ini
hingga bulan dan mentari enggan hadir
kenduri ratib ini
namun kuhajati jua persandingan itu.

Itulah yang ku impikan dari
permusafiran ini
Dengarlah oh Tuhan ku
dengarlah…
jerit pengembara yang luka
jerit pengembara yang terseksa
jerit pengembara yang fanak
dalam cahaya kebesaranMu.

9 responses to this post.

  1. Posted by rullhieda0612 on March 31, 2008 at 6:38 am

    sajak yang bagus…

    Reply

  2. Posted by owiscbw501 on April 1, 2008 at 12:49 pm

    sungguh mendalam maksud sajak ni sampai meremang bulu roma ketika membacanya…

    Reply

  3. Posted by budok qlate on April 12, 2008 at 1:09 pm

    keinsafan memberi kekuatan dalam diri manusia…

    Reply

  4. Tahniah semoga sajak ini membuka jendela keinsafan

    Reply

  5. Sajak ini saya tujukan buat perempuan yang pernah menghanyutkan aku dalam gelombang dosa:

    WANITA INI UTUSAN SYAITAN.
    (Buat wanita Hipokrit yang memperdagangkan

    maruah diri demi lagak untuk hidup bergaya)

    Kecantikan mu …
    hanyalah topeng perhiasan
    Kasih sayang mu
    hanyalah sebuah sandiwara
    Bicara manja mu
    hanyalah rayuan penuh dusta
    Kaulah wanita murahan
    wanita utusan syaitan…

    Kecantikanmu …
    kasih sayangmu…
    bicara manjamu…
    adalah senjata ampuh
    yang kau permodalkan
    Untuk menggoda kealpaan lelaki
    Malah kau sanggup
    memperdagangkan nama tuhan
    Demi maksud tipu daya mu tercapai
    Bertapa angkuh dan takburnya
    Seketul daging Qalbi (hati)
    yang membusuk dalam jasadmu

    Kerana mu
    wahai wanita utusan syaitan
    Keimananku..semakin goyah,
    kejahilan ku semakin bertambah..
    Kau menipu penuh dengan tipu daya
    Kaulah menyesatkan nafsu ku
    Kau menyuburkan kebatilan ku
    Hingga aku kecundang tak berarah
    Lupa hakikat realiti dan fantasi….

    Hidupku bernoda berlumpur dosa
    Hanyut dalam gelombang godaan
    Aku lemas dan tewas
    dalam belaian wanita syaitan
    Terperangkap dalam
    pelukan wanita syaitan
    Tersungkur dipelusuk penuh jijik

    Aku bagaikan terlupa
    pada janji-janjiku pada tuhan
    Aku bagaikan lupa
    Pada kalimah keramat syahadah
    Yang ku ucapkan setiap solat
    Aku hilang arah hilang kiblat.

    Ku sedari kini
    bertapa selama ini aku tewas
    aku lemas mengawal nafsu sendiri..
    Hanya kerna wanita utusan syaitan..

    INGATAN:

    Ingatlah..wahai wanita penzina yang hipokrit, janganlah hidup seperti seekor ayam betina yang tidak ‘bereban’ kerana ramai di luar sana ayam-ayam jantan ganas dan buta nafsunya. Bertaubatlah…sedarlah…keluarlah dari kegelapan dosa jangan kau khianati agamamu (Islam), kiblatmu (Kaabah) penghulu mu (junjungan kita Nabi Muhammad S.a.w. ) lafaz keramat mu…Syahadah…

    ABANG HASSIMSAH
    Email-cucupehin@yahoo.com.

    PADAMU ALLAH KU MEMOHON

    Ya ALLAH ya Rahman, ya Rahim..
    Aku menyembah sujud padamu
    Pisahkan aku dari perempuan ini
    Jangan biarkan aku lemas
    dalam nafsu buta

    Ya ALLAH ya.. rahman..ya rahim..
    Dengan rendah diri ku memohon
    pada mu
    Jauhkanlah perempuan ini
    dari hidupku
    Selamatkan aku dari
    terus terperdaya.

    Wanita ini
    bukan secantik bidadari
    Tapi cukup untuk mengoda
    nafsu lemahku
    Wanita ini bukan
    golongan terpuji
    Tapi cukup membuat
    aku lupa diri.

    Ya allah ya rahman ya rahim..
    Dengan rasa keinsafan
    Bukalah pintu kesedaranku
    Teguhkan hatiku
    untuk melupakan
    Perempuan jelmaan syaitan ini
    Agar hidupku lebih bermakna

    Ya allah..ya Rahman.. ya rahim..
    Kau suburkanlah kebencian
    ku padanya
    Kerana perempuan jalang ini..
    Telah menempah neraka jahanam
    dalam hidupku.

    Reply

  6. CINTA YANG PERGI

    Ketika mentari berlabuh manja
    dihujung senja…
    Dan
    Ketika Kegelapan malam
    penuh sunyi…
    Disini aku masih sendiri
    Merenung cinta yang telah pergi

    Saat kilauan bintang bersinar
    Menghiasi gempita langit malam
    Disini aku masih sendiri
    Menanti sesuatu yang tak pasti
    Haruskah aku tangisi kepergianmu

    Waktu pun terus berlalu
    Angin pun terus berhembus
    Tapi cintaku tetap membeku
    Di dalam lautan rindu
    Dalam sendu…dalam pilu

    Harusnya aku sedari
    Bahwa cintaku telah pergi
    Dan takkan mungkin kembali lagi
    Meskipun menjeguk dalam mimpi

    Harusnya aku mengerti
    Bahwa cintaku telah mati
    Dan takkan mungkin kembali
    Meskipun nafas waktu berhenti

    Bagiku kini dia bagaikan dimensi
    Yang takkan mampu ku tawan
    Bagiku dia adalah mimpi ngeri
    Yang takkan datang lagi..

    (Kehadiranmu satu suratan
    Pergimu satu ketentuan……pergilah sayang

    PENA JINGGA.
    cucupehin@yahoo.com

    Reply

  7. KELEBIHAN DIA….

    Dia bukan yang terindah….
    Dia bukan yang terbaik…..
    Dia bukan yang tercantik…
    Dia bukan yang terlembut…
    Dia bukan yang termanis….
    Dia bukan yang tercerdas…
    Dia bukan yang terhangat…
    Dia bukan yang terhebat…

    “Tapi Dia
    adalah segalanya dalam hidupku”

    Sebab Dia
    selalu punya hati untuk mengerti
    Sebab Dia
    selalu punya hati untuk memahami
    Sebab Dia
    tak pernah lelah untuk mendampingi
    Sebab Dia
    tak pernah lelah untuk melayan selera ku
    Sebab Dia
    Tak pernah jemu membelai dan memeluk ku
    Sebab Dia
    tak pernah jemu melayan puncak nafsuku
    Sebab Dia
    mengerti erti cinta sejati
    Sebab Dia
    mengerti makna hati tulus suci

    PENA JINGGA.
    cucupehin@yahoo.com

    Reply

  8. Hmmmm..antara sajak-sajak yang baik. teruskan. tapi jangan sampai terlena dalam sajak🙂

    Reply

  9. Posted by ciksu on November 23, 2010 at 10:31 am

    sajak yang penuh bermakna buat diriku sebagai pembaca. Tahniah abang. Semoga rintihan hati mu itu didengari YANG MAHA ESA. AMIN!

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: